Showing posts with label buah hati. Show all posts
Showing posts with label buah hati. Show all posts

Friday, September 11, 2009

Senyuman itu Membuat Hatiku Berbunga-bunga

Dua hari yang lalu ketika aku sedang berjalan menuju halte Transjakarta hendak berangkat ke kantor, aku bertemu dengan seseorang yang mampu membuat hatiku berbunga-bunga :). Tak pernah menyangka bahwa aku akan berjumpa dengannya. Pagi itu, dari kejauhan tampak oleh ku seseorang sedang berjalan sendiri. Aku pandangi wajahnya yang berseri, dari waktu pertama aku melihatnya, tak sedikitpun aku menoleh berpaling dari wajah itu...

Jarak antara aku dengan nya semakin dekat, sehingga semakin nyata lah olehku wajah manis itu, terus dan terus kutatap wajahnya hingga dia akhirnya menyadari bahwa sedari tadi aku sedang memperhatikan dirinya. Dan saat itu juga aku berikan senyuman terbaikku untuknya, lalu dia pun berlari-lari kecil tersipu malu dan tersenyum dengan manisnya sambil terus melihat padaku. Duuuuh, manis sekali senyuman itu sehingga mampu membuat hatiku berbunga-bunga :). Dan masih sambil terus memperhatikan langkah-langkah kecilnya tanpa sadar aku pun berucap: ”ya ALLAH andai dia adalah anakku, tentu akan kupeluk dia dengan erat dan kuciumi wajahnya yang polos dan berseri”:). *mupeng mode on*

Itulah peristiwa dua hari yang lalu, pertemuan dengan seorang anak kecil, mungkin umurnya sekitar empat atau lima tahun lah, memakai seragam TK. Pertemuan di pagi itu membuat ku semakin percaya terhadap apa yang sering dikatakan oleh teman-teman sekantor, bahwa setelah mereka memiliki anak, rasanya setiap saat selalu kangen ingin pulang, tak sabar ingin bersua dengan buah hati terkasih. Mereka bilang, betapapun lelahnya karena seharian bekerja di kantor, tetapi bila telah sampai di rumah dan melihat senyuman dari wajah-wajah imut dan lucu itu membuat semua kepenatan hilang tak berbekas. Senyuman polos dan penuh ketulusan itu mampu membuat diri ini lupa akan beban hidup yang seakan tak pernah berhenti menyapa.

Anak-anak memang sumber kebahagiaan, sumber inspirasi dan semangat bagi orang tua, tatapan matanya yang masih murni memberikan pelajaran berarti bagi kita-kita bahwa semestinya hidup ini mampu kita sikapi dengan rileks seperti anak kecil yang tak pernah merisaukan berbagai persoalan hidup. Buat mereka permasalahan hidup itu hanya berlaku on the spot, dengan kata lain hanya pada saat terjadi peristiwa tersebut, tidak dibawa-bawa hingga terkadang membuat makan jadi tak enak, tidur pun jadi tak nyenyak. Padahal coba kita bisa bersikap seperti anak kecil itu ya, mungkin hidup ini tidak akan terasa berat-berat amat. Marilah kita sama-sama belajar dari sikap anak kecil itu.


LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin